POKER88 Agen judi terpercaya

Saya tidak punya komentar. Saya telah mengatakan semua yang harus dinyatakan dalam beberapa tahun terakhir. Dia tidak pernah belajar, dia sangat ceroboh, “kata Gary Neville kepada Sky Sports, mengomentari penampilan luar biasa David Luiz saat Arsenal kalah 0-3 dari Manchester City. Mari.

Luiz melakukan kesalahan yang mengakibatkan gol Raheem Sterling dan menjatuhkan Riyad Mahrez di kotak penalti serta diberi kartu merah karena menjadi bek terakhir. Bek asal Brasil itu menjadi pemain pertama yang salah membuat hat-trick sejak Carl Jenkinson pada 2015. Penalti tersebut merupakan penalti keempat yang ia berikan kepada Arsenal di Liga Inggris musim ini. Pemain terakhir yang memberikan empat penalti kepada lawan dalam satu musim liga adalah Jose Fonte di musim 2016/17, jadi mari kita tonton di live streaming poker88.

Dia telah memberikan empat penalti musim ini untuk Liverpool, Watford, Chelsea dan City. Neville benar, Luiz sangat ceroboh, apalagi dalam situasi sulit di kotak penalti. Dia melakukan banyak pelanggaran kecil yang mengakibatkan ruang tembak untuk lawan, kecerobohan, upayanya untuk mengoreksi denda yang mengakibatkan penalti.

vs Liverpool
Berawal dari Trent-Alexander Arnold di kanan yang merespons Roberto Firmino di kotak penalti, Firmino langsung melayangkan bola kepada Mohammad Salah yang berdiri bebas. Seseorang kemudian memiliki ruang untuk menembak dari kanan. Usai gagal merawat Salah, Luiz justru menambah kesalahan dengan menarik kaos Salah.

Kalaupun tidak jatuh, tetap saja pelanggaran menarik kaos sampai wasit menunjuk titik putih. Liverpool menggandakan keunggulan menjadi 2-0 dan akhirnya menang 3-1. Luiz berada dalam posisi sulit setelah membiarkan Salah kalah, tapi dia tidak tertekan untuk penalti. Satu berada di sudut sempit dan di sisi yang membutuhkannya menggunakan kaki yang lebih lemah yaitu kaki kanan. Sokratis Papastathopoulos juga dalam posisi bagus untuk memblok tembakan Salah.

vs Watford
Di Vicarage Road pada bulan September, Arsenal memimpin dengan dua gol di babak pertama. Tom Cleverley mempersempit margin pada menit ke-53 sebelum Roberto Pereyra dijatuhkan oleh Luiz pada menit ke-78. Watford melakukan serangan balik melalui Pereyra dengan Daryl Janmaat ingin melakukan overlap dan memberikan opsi untuk melakukan passing.

Luiz membantu Sead Kolasinac, yang awalnya harus menangani kedua pemain itu sendirian. Situasi saat ini adalah dua lawan dua. Luiz terlihat memberikan instruksi kepada Kolasinac untuk membebaskan Pereyra dan menutup ruang gerak Janmaat. Sejauh ini para pemilik medali Liga Champions melakukan hal yang benar.

Salah Luiz adalah bentuk tubuhnya yang terlalu terbuka sehingga Pereyra bisa menyerang bagian dalam. Jika diabaikan, bentuk tubuh Luiz mencegahnya untuk menangkap Pereyra dan meninggalkan Argentina dengan ruang tembak yang berbahaya. Pemain yang membantu Chelsea menjuarai Premier League 2016/17 itu masih berusaha menghentikan Pereyra, tapi dengan menjatuhkannya.